Prodi Teknik Kimia UMP Gelar Pelatihan DWSIM untuk Tingkatkan Keterampilan Mahasiswa


Program Studi Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sukses menggelar pelatihan aplikasi DWSIM sebagai alat perancangan pabrik kimia pada Jumat (17/5/2024). Kegiatan ini berlangsung di ruang sidang lantai 2 Gedung Fakultas Teknik UMP dan dihadiri oleh mahasiswa Prodi Teknik Kimia UMP.
Pelatihan ini menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Anwar Ma’aruf, S.T., M.T., seorang dosen ahli di bidang simulasi proses menggunakan DWSIM. Dalam pemaparannya, Dr. Anwar menekankan pentingnya pelatihan ini bagi para mahasiswa.
“Dunia industri kini telah berkembang dengan pesat, terutama yang berbasis internet atau by process, termasuk industri kimia. DWSIM adalah simulator yang berfungsi untuk mensimulasikan dan mempermudah proses perencanaan dalam industri kimia. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para mahasiswa akan lebih siap dan tidak terkejut ketika terjun ke dunia kerja,” ujar Dr. Anwar saat diwawancarai.
Para peserta pelatihan menyambut baik kegiatan ini dan menilai pengalaman tersebut sangat bermanfaat. Salah satu peserta, Adam Mufarij, mahasiswa Prodi Teknik Kimia UMP, mengungkapkan pentingnya pelatihan ini bagi masa depan mereka di dunia kerja.
“Menurut saya, pelatihan ini sangat penting diadakan untuk mahasiswa karena materi yang diajarkan sangat berguna sebagai bekal di dunia kerja. Aplikasi atau software terkait teknik kimia seperti DWSIM banyak digunakan dalam industri,” kata Adam.
Ia berharap agar Prodi Teknik Kimia UMP terus mengadakan pelatihan serupa di masa mendatang.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat, jadi saya berharap agar bisa diadakan pelatihan-pelatihan lain supaya para mahasiswa lebih paham mengenai software-software terkait dan memiliki bekal lebih banyak untuk bersaing di dunia kerja nanti,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Kimia UMP, Alwani Hamad ST MSc PhD, mengatakan pelatihan DWSIM ini merupakan bagian dari upaya Prodi Teknik Kimia UMP untuk mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia industri.
“Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kebutuhan industri akan tenaga kerja yang terampil, pelatihan seperti ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan daya saing lulusan UMP di pasar kerja,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis tentang penggunaan DWSIM, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang simulasi proses dalam industri kimia.
“Dari kegiatan ini mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat selama perkuliahan dengan lebih efektif,” pungkasnya .(riz/tgr)