BIPA Universitas Muhammadiyah Purwokerto berhasil menggelar Lokakarya Peningkatan Kompetensi Pengajar BIPA Tema “Pengetahuan Baru dan Praktik Terbaik” dengan pemateri Dr. Ari Kusmiatun, S.Pd., M. Hum dan Eko Widianto, S.Pd., M.Pd. di Ruang BIPA Pembelajaran Gedung Serbaguna UMP pada Selasa (12/12/2023).Kegiatan Lokakarya ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama Saefurrohman, Ph.D dan Kepala Bagian Program BIPA Titik Wahyuningsih, M.Hum.
Agung Benta F.N., M.A. selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan Lokakarya ini merupakan sarana untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dari pengajar BIPA di lingkup kampus UMP.
“Kegiatan ini merupakan sebuah jawaban dari kebutuhan pengajar BIPA yang kian meningkat, hal ini dikarenakan intensitas dan minat mahasiswa asing yang belajar di UMP semakin hari semakin meningkat. Namun kenaikan ini belum diimbangi dengan tersedianya pengajar BIPA dengan jumlah yang mencukupi. Maka dari itu melalui program ini dapat menghasilkan pengajar pengajar yang berkompeten dan unggul,” ujar Benta saat ditemui pada Selasa (12/12/2023).
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama Saefurrohman, Ph.D, mengatakan bahwa Ekosistem pembelajaran yang harus dibangun dalam program BIPA haruslah mudah ditangkap oleh mahasiswa asing, sehingga mereka dapat lebih cepat memahami Bahasa Indonesia dan mampu mengikuti pembelajaran pada perkuliahan lain dengan maksimal.
“Saya berkaca ketika saya berkuliah di Filipina, saya cenderung mundur ketika dulu menemui pembelajaran dan pengajar yang terlihat kompleks dan sulit dicerna. Tapi di tahun tahun akhir saya bertemu dengan warga lokal yang bersedia mengajari saya tentang bahasa lokal sepatah demi sepatah, sehingga grammar yang saya miliki makin luas dan percaya diri dalam penyampaiannya,” jelasnya.
Lebih lanjut Saefurrohman, Ph.D, mengafirmasi hal yang disampaikan oleh Agung Benta selaku Ketua Panitia, bahwa minat mahasiswa asing yang hendak menimba ilmu di Universitas Muhammadiyah Purwokerto kian meningkat grafiknya.
“Saya yakin dengan program lokakarya ini akan mampu meningkatkan kualitas pengajar yang unggul, sebagai informasi sampai sekarang ini sangat banyak mahasiswa asing yang tertarik menjadi Mahasiswa UMP karena ada Beasiswa Rektor, pendaftarnya sampai lebih dari 2000, namun untuk angka yang kita terima sebagai mahasiswa UMP tentu baru di angka ratusan. Harapannya dengan terlaksanakanya Lokakarya ini akan turut serta mendukung misi UMP untuk menuju Internasionalisasi Pendidikan,” pungkasnya. (zun/chy)



