Pengajian Akbar dan Pengukuhan PRM & PCA Meriahkan Warga Muhammadiyah Kembaran


Warga Muhammadiyah Kembaran terlihat berduyun-duyun mendatangi pengajian akbar di Pendopo Balai Desa Kembaran. Acara menghadirkan ulama terkemuka, yakni KH. Furkhan Al-Jabali, yang berasal dari Banjarnegara, Jawa Tengah, Ahad, (5/11/2023) kemarin.
KH. Furkhan Al-Jabali merupakan pengasuh Pondok Pesantren Kampung Qur’an yang juga masuk dalam jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banjarnegara.
Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kecamatan Kembaran, Darusman mengatakan, acara Pengajian Akbar dan Pengukuhan PRM & PCA Muhammadiyah Kembaran ini juga dimeriahkan dengan kegiatan cek kesehatan atau konsultasi kesehatan GRATIS, Penampilan AUM dan Ortom, Bazar UMKM Muhammadiyah dan Stand Majelis/Lembaga PCM Kembaran.
“Acara Pengajian diawali dengan PRA ACARA berupa penampilan dari AUM dan Ortom, Pembacaan Ayat Suci Al Quran, Menyanyi Indonesia Raya, Sang Surya, Aisiyah, Pengukuhan, Sambutan ketua PCM, dan Sambutan ketua PDM,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, kemeriahan dan semangat jamaah pengajian jauh melampaui ekspektasi panitia. Awalnya, panitia memproyeksikan sekitar 500 peserta, namun kenyataannya, jumlah peserta yang hadir melampaui ekspektasi tersebut.
“Muhammadiyah memang dikenal dengan komitmennya terhadap inovasi dan semangat positif dalam segala hal. Pengajian akbar yang diadakan oleh PCM Kembaran ini juga mendapat dukungan dari paguyuban UMKM “FOKUSKU”, sebuah inisiatif yang menjadikan acara semakin meriah,” ungkapnya.
Dijelaskan, FOKUSKU menghadirkan 7 lapak dengan beragam menu jajanan secara gratis kepada para jamaah. Menu-menu seperti Talaga, Papeda, Batagor, Takoyaki, Es Kuwud, Tahu Gejrot, dan Kebab telah memanjakan lidah para hadirin, menambah keceriaan acara.
Puncak acara pengajian adalah saat doa yang dipimpin oleh KH. Furkhan Al-Jabali. Suasana syahdu dan penuh ketenangan merayap di seluruh hadirin ketika doa-doa dilantunkan dengan penuh kekhusyukan.
Setelah acara selesai, para peserta membubarkan diri dengan tertib, tetapi wajah-wajah mereka masih bersinar ceria. Ini tidak hanya disebabkan oleh pesan-pesan ilmiah yang disampaikan oleh KH. Furkhan Al-Jabali, tetapi juga oleh sentuhan humor dan canda tawa yang ditampilkan selama ceramah.(MPI)