Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Banyumas: Sosialisasi Manhaj Tarjih Muhammadiyah


Banyumas – 11 Muharram 1445 H/ 29 Juli 2023 M. Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas (PDM) menggelar sosialisasi manhaj tarjih perdana di periode muktamar ke-48.
Acara tersebut sekaligus sebagai program awal penguatan pemahaman tarjih bagi seluruh pimpinan, majelis, dan lembaga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas dengan menghadirkan Dr. H. Ruslan Fariadi AM, S.Ag., M.S.I. selaku Ketua Devisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai pembicara.
Acara ini juga merupakan acara pertama yang diadakan setelah pengukuhan majelis dan lembaga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas yang sebelumnya dilaksanakan pada Kamis, 1 Juni 2023. Sosialisasi manhaj tarjih Muhammadiyah diselenggarakan di Masjid Tujuh Belas yang berlokasi di Jl. Dr. Angka, Purwokerto Timur pada pukul 05.00 – 07.00 WIB.
Sosialisasi Manhaj Tarjih Muhammadiyah dilaksanakan dengan diawali shalat shubuh berjamaah di Masjid Tujuh Belas kemudian dilanjutkan sambutan oleh Ustadz A. Kahar Muzakki, M.Ag. selaku Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid dan Ustadz Drs. H. M. Djohar, M.Pd. selaku Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan acara inti, yaitu Sosialisasi yang disampaikan langsung oleh Ustadz Dr. H. Ruslan Fariadi AM, S.Ag., M.S.I. Para jama’ah yang hadir juga turut menikmati hidangan gorengan dan kopi serta teh yang disediakan oleh panitia.
Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas Ahmad Kahar Muzakki, M.Ag mengatakan acara ini dihadiri sedikitnya 200 orang yang merupakan bagian dari unsur pimpinan, majelis, dan lembaga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas serta masyarakat umum.
“Dilaksanakannya acara ini bertujuan untuk menguatkan kembali pemahaman tarjih bagi setiap anggota Muhammadiyah, bukan hanya untuk anggota Majelis Tarjih dan Tajdid saja, namun juga diharapkan mampu dipahami hingga pada lapisan cabang dan ranting,” katanya.
Sementara itu Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas Drs. H. M. Djohar, M.Pd. mengatakan, Program Sosialisasi ini bisa diadakan dua kali dalam setahun, meskipun program awalnya hanya terencana sekali dalam setahun, namun apabila dimasifkan ini akan menjadi lebih penting, mengingat banyak warga dan simpatisan Muhammadiyah yang belum memahami tarjih secara menyeluruh.
Dari hasil pantauan acara dilanjutkan audiensi Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas bersama ustadz Ruslan, membahas berbagai problematika umat yang ada. Diantaranya ialah menyusun kembali pertanyaan-pertanyaan seputar agama yang terangkum dalam kitab Tanya Jawab Agama jilid 1-8 agar nantinya dapat lebih mudah dipelajari oleh masyarakat.
Dr Ruslan mengatakan, program ini memang dirancang untuk mempermudah warga Muhammadiyah dalam memahami persoalan agama agar tidak perlu mencari satu persoalan di banyak buku yang ada. Sehingga teknisnya untuk buku 1 membahas soal tauhid, buku ke-2 membahas fikih thaharah, begitu seterusnya hingga pembahasan itu tuntas.
“Kita juga punya program Muktamar Mufassir Muhammadiyah di 2027 sebagai upaya untuk menghimpun kembali ulama-ulama tafsir yang nantinya akan kami arahkan untuk melanjutkan projek Tafsir At-Tanwir dengan target mampu menulis secara lengkap tafsir al-Quran 30 Juz,” pungkasnya.(mpi)