Dorong Inovasi dan Pemasaran Digital, UMP Latih Pembudidaya Ikan Gurami di Purbalingga

23 September 2024

Fakultas Pertanian dan Perikanan (FPP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melaksanakan program pelatihan budidaya ikan gurami sebagai bagian dari kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Karangduren, Kabupaten Purbalingga. Program ini, yang diselenggarakan pada Minggu (1/9/2024) lalu, bekerja sama dengan Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Mina Perkasa, dan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas ikan gurami melalui inovasi produk olahan serta pemasaran digital.

Program pelatihan ini mendapatkan dukungan pendanaan dari Dana Hibah Program Pengabdian Masyarakat Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristekdikti tahun 2024. Berfokus pada pengembangan kapasitas mitra, materi yang disampaikan meliputi penerapan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) pada budidaya ikan gurami, budidaya Spirulina sebagai media budidaya, inovasi produk olahan ikan, serta strategi pemasaran digital.

Ikhsan Pratama, S.Pi., M.Pi., dosen Program Studi Akuakultur FPP UMP yang juga Ketua Tim Pelatihan, menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi komitmen UMP dalam mendukung pelestarian sektor perikanan di Indonesia melalui kolaborasi dengan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan buah dari kerja sama antara FPP UMP dan POKDAKAN Mina Perkasa. Kami berharap ilmu dan praktik yang dibagikan dalam pelatihan ini akan sangat bermanfaat, terutama dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan,” ujar Ikhsan Pratama.

Ketua POKDAKAN Mina Perkasa, Subekti, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program ini. Ia mengungkapkan bahwa kelompoknya sangat membutuhkan perkembangan ilmu pengetahuan di sektor perikanan dan merasakan manfaat yang besar dari pelatihan ini.

“Kami sangat senang kegiatan ini dapat dilaksanakan di tempat kami. Setiap anggota merasakan manfaatnya, terutama dalam hal pengetahuan baru yang diterapkan langsung pada budidaya kami,” kata Subekti.

Ke depannya, program pelatihan ini akan dilanjutkan dengan pertemuan rutin untuk mendampingi implementasi materi pelatihan. Rencana tindak lanjut meliputi pembangunan Green House untuk budidaya Spirulina, pengadaan sarana inovasi produk olahan, serta pendampingan praktik pemasaran digital.

Dengan adanya program ini, diharapkan kelompok pembudidaya di Desa Karangduren dapat meningkatkan produktivitas ikan gurami dan memperluas jangkauan pemasaran melalui platform digital, sehingga memberikan dampak positif pada perekonomian lokal.(Sta/tgr)

ARTIKEL LENGKAPNYA DAPAT DIAKSES DISINI

Leave a Comment