
Biro Humas dan Protokoler, Biro Publikasi Admisi dan Sekertariat Rektor Launching Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah (GJDJ) Bertajuk Bagaimana Pahala orang yang rajin ibadah tapi hobi mengunjing orang di Studio Biro Humas dan Protokoler Gedung Smart Creative Center Kampus I UMP bersama Ust Fathurohman SPt sekertaris LPPI UMP. Acara dimulai dengan Tadarus Al-Quran, dan dilanjutkan Tausiyah disampaikan oleh Ustaz Fathurohman.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Fathurohman menekankan pentingnya memaknai Surat Al-‘Ashr sebagai pedoman hidup. Menurutnya, setiap orang berada dalam kerugian kecuali mereka yang beriman, beramal sholeh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.
Ustaz Fathurohman juga mengutip ayat-ayat Al-Quran yang mengingatkan agar umat Islam menjauhi perilaku buruk seperti mengejek orang lain, merendahkan diri sendiri, dan menggunakan julukan yang merendahkan. Ia mengingatkan bahwa tindakan semacam ini tidak hanya merugikan orang lain tetapi juga mencerminkan kualitas keimanan yang kurang baik. Dalam salah satu penggalan ayat, Ustaz Fathurohman menyebut,
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka,” sebagai peringatan agar kita tidak meremehkan orang lain, karena bisa jadi mereka lebih baik di hadapan Allah.
Lebih lanjut, Ustaz Fathurohman juga menguraikan sebuah hadits Nabi Muhammad SAW yang menggambarkan orang yang bangkrut di Hari Kiamat. Meskipun orang tersebut rajin beribadah seperti shalat, puasa, dan zakat, namun jika ia sering mencela, memfitnah, dan berbuat zalim terhadap orang lain, maka pahala kebaikannya akan diambil untuk menebus kesalahannya. Akhirnya, jika pahala tersebut habis sebelum semua dosa terbayar, dosa-dosa orang yang ia zalimi akan ditimpakan kepadanya hingga ia dilemparkan ke dalam neraka.
Kepala Biro Humas dan Protokoler UMP Irfan Fatkhurohman MPd menjelaskan melalui GJDJ, ingin menciptakan lingkungan kampus yang tidak hanya fokus pada pencapaian akademik tetapi juga pada pengembangan spiritual dan moral.
“Acara ini ditutup dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk mengamalkan ajaran yang telah disampaikan, sehingga dapat berkontribusi dalam membentuk masyarakat yang lebih adil,” jelasnya.
menurutnya, peluncuran GJDJ di UMP ini menjadi langkah penting dalam membangun budaya kebaikan, kebenaran, dan tanggung jawab di kalangan mahasiswa dan staf, serta memperkuat komitmen universitas terhadap pendidikan yang holistik.(tgr)
ARTIKEL LENGKAPNYA DAPAT DIAKSES DISINI